(Hampir) Setiap Orang Berubah

Kalau saja keberanian saya sekarang muncul sepuluh tahun yang lalu, akan menjadi seperti apa saya sekarang?

Takut, sering kali menjadi masalah setiap orang saat dia mau melakukan atas kata hati dan pikiran.  Bahkan otak kita menjadi kreatif mencari alasan untuk meniadakan perasaan takut itu dengan mengatakan, "mencari waktu yang tepat" atau "chemistrynya belom dapet" atau "ini bukan waktu yang tepat" atau "entar aja deh, saya belum siap" dan banyak lagi.  Pikiran ini bisa jadi benar dan tentunya bisa jadi salah.  "Ketakutan" ini sering sekali menghambat seseorang untuk berkembang dan bertahan atas pikirannya bahwa dirinya tidak mampu dan tidak pantas.  Sehingga seringkali kita tidak pernah menghargai diri sendiri atau berburuk sangka pada kemampuan diri.

Tapi setiap orang secara sadar ataupun tidak sadar belajar pada kehidupan: manusia dan alam.  Belajar pada orang-orang yang hidup berinteraksi secara langsung maupun tidak langsung.  Saat berinteraksi, manusia akan  dengan sendirinya menganalisa, mulai memilah, menyimpan, membuang, menyisihkan untuk pemenuhan jiwa dan otaknya.  Begitupun alam seringkali seolah-olah bicara, berbisik, berteriak, membimbing kita dalam menemukan jawaban dari kerumitan diri yang sering membuat batin bertentangan.  Setiap orang, siapapun yang selalu mencari jawaban dan berusaha objektif sekalipun pada dirinya sendiri maka dua unsur itu akan selalu mendekatinya.  Hal ini yang membantu seseorang berubah dan mendapatkan clue saat menjalani hidupnya.

Tidak setiap orang mampu belajar hidup dari proses hidup yang dijalani meski bisa jadi dia mampu.  Menganalisa dan berusaha tetap kuat saat menghujat diri sendiri atas kebodohan yang sering dilakukan di masa lalu.  Ternyata cukup sering impian tertunda karena ketidakberanian, peragu, merasa tidak mampu, ketakutan yang menguasai pikiran padahal dia belum menjalaninya.

Seandainya dulu saya berani daftar ...., seandainya dulu saya berani usaha ..., seandainya saya berani mengambil keputusan...., seandainya...., seandainya dulu saya ada keberanian bergabung dengan... apa yang terjadi dengan hidup saya sekarang? Hidup seperti efek domino,selalu memberikan efek saat kita melakukan sesuatu sampai kartu terakhir tertutup. Tapi kita selalu dan lagi-lagi diberi banyak pilihan,  selalu dan lagi-lagi diberi kesempatan untuk berubah, selalu dan lagi-lagi saat kita punya langkah baru diganggu dengan impian yang lain, jangan-jangan itu yang menyebabkan kenapa kita masih juga hidup sampai saat ini.  Kita selalu diberi kesempatan untuk berubah dan mengembangkan hidup menjadi lebih hidup.  Seorang teman pernah berbagi tentang pepatah cina, kalau tak salah begini bunyinya: "Kalau kau berjalan keatas lama-lama kau akan mendapatkan bukit, kalau kau berjalan kebawah lama-lama akan mendapatkan lembah".  Ada yang mengerti arti pepatah ini? Pepatah ini bisa diartikan banyak hal tergantung pengalaman hidup masing-masing yang akan membentuk sudut pandang.

Saya mengerti, kenapa seorang teman pernah bilang, begini katanya "Saya ngga pernah nyesel atas apapun yang udah kita lakuin di masa lalu."  Kening saya berkerut mengatakan, bagaimana bisa dan maksudnya apa.  Ternyata, proses hidup itu adalah bagian dari proses menganalisa dibalik sebab akibat atas sesuatu yang terjadi.  Hikmah.  Perlahan konsep "tidak menyesal" ini diterapkan dan saya menjadi lebih percaya bahwa kesalahan hidup dimasa lalu bagian dari proses menguatkan jiwa dan pikir.  Dan tentunya lebih bisa menghargai proses hidup diri dimasa lalu yang terasa kusam, lemah, sempit dan buta. Lalu tumbuh dalam hati, bahwa setiap orang (saya) berhak mendapatkan hidup yang lebih baik karena setiap orang (saya) begitu berharga.  Jadi, tak ada lagi kata penyesal yang ada adalah bahwa masa lalu adalah proses hidup, belajar menganalisa kesalahan dan berani bersikap untuk perubahan.

Saya percaya setiap orang berubah, selama ia diberi kesempatan hidup untuk lebih menghidupkan kehidupannya.  Hari ini adalah akumulasi dari proses masa lalu penuh dengan teka teki dan menjadi akumulasi dari daftar keinginan panjang, harapan dan impian yang tercapai dalam bentuk yang berbeda.  Rasanya bisa lebih manis dari semua rencana dan harapan dimasa-masa pencarian yang kasak-kusuk saat kita berdamai dengan apapun yang terjadi dimasa lalu.  Bisa?








Ima Rochmawati

No comments:

Post a Comment

Silakan meninggalkan pesan, masukan atau apapun. Terima kasih untuk apresianya. adv