Menjelajah Makanan di AEON Mall

Sakura light tunnel di Aeon Mall BSD City.
Ketika masuk ke sebuah kota, biasanya orang akan mencari fasilitas publik seperti, tempat berkumpulnya penjual makanan khas setempat, pasar, gedung budaya, mall/mini market, toko buku, masjid maupun rumah sakit. Beda lagi kalau pergi ke desa, selain mencari Pasar, kita akan mencari titik-titik pemandangan yang masih alami, seperti sawah, gunung, danau atau laut. Begitupun ketika saya ‘numpang’ tinggal di rumah kakak di BSD (Bumi Serpong Damai), nah, yang saya cari ya unsur-unsur itu. Di kota ini, saya melihat sensasi kota yang berbeda, kamu akan menemukan semacam ‘kota impian’. Rumah-rumah penduduk dengan fasilitas publik dilokasikan secara strategis. Fasilitas publik seperti perumahan, restoran, mall, supermarket, jalan raya yang luas, trotoar yang rapi, dibangun dengan tata ruang yang pas, bangunan-bangunan yang nyeni dan asik untuk dinikmati. 

Masuk ke kota ini seperti memasuki gallery besar dalam bentuk kota, bangunan pertokoan, rumah sakit dibangun dengan cita rasa seni yang menarik. Bisa jadi tadinya Tangerang Selatan ini berupa hutan karet, sawah-sawah lalu dibangun pengembang menjadi kota baru. Jadi setiap pembangunnannya terencana dengan baik dan banyak pertimbangan efek jangka panjang. Semua ruang-ruang fasilitas ini disusun, sehingga sebagai manusia saya merasa tenang, nyaman dan merasa sehat.

Untuk mendapatkan pengalaman sebagai penduduk perkotaan, saya datang ke AEON Mall BSD City. Dari kejauhan bangunan ini tampak seperti di tengah padang, seperti oase, bangunan besar ada di tengah ladang. Mungkin karena tempat parkirnya sangat luas sehingga mall ini mirip oase, uniknya lagi selain memfasilitasi tempat parkir untuk kendaraan. Tak hanya kendaraan, di depan pintu masuk menuju Mall ada tempat parkir untuk pesepeda, wah, angin segar nih buat orang-orang yang gemar naik sepeda kemana-mana. Sebelum masuk, tas saya diperiksa dulu, aman, lalu melewati pintu kaca yang terbuka otomatis. Jadi untuk urusan parkir mobil, motor, sepeda, kita tak perlu khawatir, karena lahan parkirnya luar dan aman.

Kini, ruang publik seperti Mall seolah menjadi suatu keharusan dan salah satu tolak ukur majunya sebuah kota. Bisa jadi hal ini terjadi dan menerap, karena Mall memberikan konsep ruang bangunan yang enak untuk jalan, keliling, window shopping, tempat berinteraksi dengan dengan keluarga maupun sahabat. Konsep Mall ini memang begitu, selalu memfasilitasi kebutuhan banyak gendre, ada toko pakaian, supermarket untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tempat main anak-anak, tempat makan, salon, bioskop. Fasilitas seperti ini bisa memenuhi kebutuhan gaya hidup penduduk kota yang lebih banyak menghabiskan waktu sehari-hari untuk bekerja. Jadi, seringkali pergi ke Mall menjadi tujuan untuk refreshing, karena tempatnya mudah dijangkau, enak buat keliling-keliling karena tempatnya nyaman, banyak pilihan makanan enak, bisa belanjan pakaian, juga ada ruang bermain untuk anak-anak.

Rupanya, masuk ke AEON Mall, saya mendapat pengalaman sebagai penduduk perkotaan. Interior, tampilan toko, lantai ruang menggabungkan nuansa alami juga modern. Dominasi lantai kayu memberi kesan alami juga eksklusif. Udara dingin ac yang dihembuskan ke sudut-sudut Mall membuat suasana nyaman, selera makan saya bertambah dan membangun imajinasi. Rupanya buat penikmat makanan, disini kamu akan menemukan fasilitas food court dan restoran terbanyak di daerah BSD. Kalau ingin melakukan penjelajahan makanan, sepertinya AEON Mall bisa jadi salah satu tujuan, karena disini ada 140 food court dan restaurant. Tenant sebanyak itu dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: Food Culture, Cafee Street, Food Carnival dan Ramen Village. Hmmm… seperti masuk ke surga makanan, deh.  Tempat-tempat makan ini mengarahkan beberapa genre, ada yang suka mencoba-coba makanan, ada yang senang ngopi, senang menyantak makanan lokal, juga penggila mie ramen.





Di Food Culture, di sini terkumpul 21 pilihan tenant dengan 90%-nya makanan khas Jepang. Seperti, Little Tokyo Bakery, Sagami, Little Tokyo Bar, Okonomiyaki Teppanyaki, Little Tokyo Sushi, Takoyaki, Ichiban Kan, Tempura, Matsuyama, Toyofuku dan lain-lain.  Benar-benar bisa membangkitkan selera makan dan momen menjelajah makanan budaya baru.  Oh, ya, sebagai catatan, untuk muslim sebelum melahap makanan-makanan Jepang ini , tak ada salahnya sebaiknya dilihat dan ditanyakan dulu, apakah tenan-tenan itu halal atau tidak. Karena, beberapa tenant dan olahannya tetap menggunakan resep asli yaitu suka menggunakan arak. Tak perlu khawatir, karena masih banyak pilihan, kok, makanan Jepang lain yang enak dan halal.  Untuk yang suka sekali dengan budaya Jepang dan ingin mengenal makanan Jepang, kamu akan menemukan ragam jenisnya di AEON Mall.







Saya sempat takjub juga, karena kiri, kanan, depan, banyak sekali pilihan makan, tak perlu khawatir dengan meja makannya.  Karena tempat makan tersedia dimana-mana.  Ada di dalam juga di luar ruangan, kita bisa duduk-duduk santai, ngobrol, bahkan bisa tempat ketemu dengan teman bisnis.  Bahkan dibagian luar Food Festival, ada screen, panggung kecil dengan meja-kursi yang cukup banyak.  Jadi sepertinya buat kita yang mau mengadakan acara komunitas, lauching buku, launcing musik, tempat ini bakal jadi tempat yang nyaman dan menarik.  Panggungnya dapat, meja kursinya juga terpenuhi, pilihan makannya juga banyak pilihan.

Nah, buat pecinta kopi, di lantai dasar ini dibuat semacam Café Street, kiri kanan ada banyak pilihan café coffee, seperti Indonesia Liberica Coffee, Starbucks Coffee, Caffe Bene, Sweet Café. Ini menggoda saya untuk menjajal salah satu olahan kopi disini. Wah, menyenangkan sekali bisa menghirup bau kopi yang menyelusup halus. Sayangnya, kesempatan kali ini saya tidak mencoba kopi, karena perut saya sedang tidak bersahabat dengan kopi. Jadi cukup puas dengan menghirup harumnya saja. 

Sebentar, tidak hanya surganya tempat makan, untuk anak-anak ada juga ruang bermain yang menstimulus kebutuhan perkembangan anak. Selain bisa berbagi kesenangan dengan keluarga, anak-anak bisa menikmati dan mendapatkan waktu dan ruang bermainnya. Di tengah aula ruang, ada pasangan balon besar sekali, memberi gimik ruang yang menarik perhatian. Keduanya tersenyum memancing pengunjung untuk ikut tersenyum juga. Tak hanya itu, ada booth khusus tempat bermain pasang lepas lego. Terlihat antusias anak-anak dan mukanya yang riang. 





Oh, ya, sekedar informasi, cara sampai ke AEON Mall ini sebetulnya mudah dan tempatnya strategis. Karena letaknya yang dekat dengan perumahan-perumahan, ITC, stasiun kereta Serpong juga The Breeze. Buat yang menggunakan kendaraan sendiri, tempatnya tak jauh dari stasiun kereta Serpong, Nah, buat yang memakai kendaraan umum, meskipun strategis, di BSD ini kurang sekali angkutan umum dan agak sulit dikunjungi oleh penduduk yang tak punya kendaraan sendiri. Tapi di BSD ini banyak ojek biasa dan ojek online buat pergi kemana-mana. Nah, sebagai catatan, buat yang menggunakan ojek online, harap diperhatikan alamat AEON ini sudah benar yaitu di Jalan Raya BSD Utama. Karena, seringkali di peta sering diarahkan ke daerah yang lain. Selamat menikmati hari.

Serpong, 27 Maret 2016
@imatakubesar

Ima Rochmawati

3 comments:

  1. Belum pernah ke sana... Kpn ya, jauh sih hihihi...

    ReplyDelete
  2. Jadi pengen ke sana :)

    ReplyDelete
  3. Teh Natalia dan Teh Ida, tempatnya enakeun, jenis makanan Jepang banyak pisan disana. Yuuummm...

    ReplyDelete

Silakan meninggalkan pesan, masukan atau apapun. Terima kasih untuk apresianya. adv