Detak Yang Adem

Saya datang terlambat, mereka sedang membawakan lagu yang ketiga sampai akhirnya saya duduk paling depan karena agak tempat duduk memang hampir penuh dan sulit cari tempat duduk yang lebih leluasa. Akhirnya saya dan temanku mau saja duduk paling depan dan hatiku bersorak (:"eh... mereka begitu dekat ya..."). Sedikit kucoba tenangkan diri padahal pengen teriak-teriak, nyanyin-nyanyi dan sedikt menggerakan kaki dan bahu cuma sepertinya yang lain pada malu-malu (atau saya yang tak tahu karena duduk paling depan, nanti kesannya...curi adegan).
Jam 19.30 udara malam dago tak berasa dingin dan kaki ikut memainkan satu ketukan musik ke ketukan musik yang lain sambil memainkan dedaunan kering yang sengaja mereka buat sebagai artistik panggung Kopi Selasar gaya tapal kuda dengan tempat duduk batu yang meninggi. Sehingga dimanapun kamu duduk memang berasa dekat.
Mereka bertiga Bobby, Cristian, Adoy membawakan lagu di sesi pertama hanya diiringi gitar akustik yang dimainkan oleh tiga orang tersebut. Anehnya, sebetulnya beberapa menit saya duduk di kursi batu saya sama sekali tak sadar mereka hanya diiringi tiga buah gitar (saja) soalnya lantunannya begitu hidup, beragam dan ringan. Mereka begitu santai menghadapi penonton, ketika ada syair yang lupa sikap mereka membuat kita merasa nyaman-nyaman saja tak ada yang perlu pertanyakan justru jadi ikut tertawa-tawa. Penonton juga akhirnya jadi seakan terbawa ringan dan bisa diajak kerjasama saat ikut jadi koor dalam membawakan salah satu lagu mereka.
Dari satu musik ke musik yang lain berasa bedanya. Sesaat penonton terbawa ke suasana yang riang, ringan namun intropektif terhadap lingkunga yang ada disekitar kita.
Ya, sebuah musik-musik yang dekat dengan keseharian kita baik itu tentang jatuh cinta, binatang, bebintang, manusia dengan manusia namun nada yang mereka ciptakan mempunyai nuansa yang teramat beda. Bisa membuat kita berjingkrak-jingrak, menari, bahkan untuk melakukan meditasi (percaya deh!!!).
Kolaborasi Cozy Street Corner dengan WWF memang cocok banget. WWF merupakan organisasi lingkungan hidup dan peduli terhadap kegundulan (istilah Cristian) di hutan Kalimantan. Karena karya-karya Cozy Street Corner ramah sekali terhadap alam, coba simak beberapa lagu mampu menginformasikan "banyak hal" dengan syair-syair sederhana yang maknanya kuat dan dimainkan dengan alat-alat musik tradisi sehingga memunculkan nuansa yang beda.

Buat Cozy dan sabaraya-nyah, selamat atas konsernya yang sangat menyenangkan, sangat menyenangkan!!!

Salam "Penuh Dengan Cinta"

Ima Rochmawati

No comments:

Post a Comment

Silakan meninggalkan pesan, masukan atau apapun. Terima kasih untuk apresianya. adv